<!--[if gte mso 9]><xml> </xml><![endif]--><!--[if gte mso 9]><xml> Normal 0 false false false IN X-NONE X-NONE </xml><![endif]--><!--[if gte mso 9]><xml> </xml><![endif]--><!--[if gte mso 10]> <style> /* Style Definitions */ table.MsoNormalTable {mso-style-name:"Table Normal"; mso-tstyle-rowband-size:0; mso-tstyle-colband-size:0; mso-style-noshow:yes; mso-style-priority:99; mso-style-parent:""; mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt; mso-para-margin-top:0cm; mso-para-margin-right:0cm; mso-para-margin-bottom:8.0pt; mso-para-margin-left:0cm; line-height:107%; mso-pagination:widow-orphan; font-size:11.0pt; font-family:"Calibri",sans-serif; mso-ascii-font-family:Calibri; mso-ascii-theme-font:minor-latin; mso-hansi-font-family:Calibri; mso-hansi-theme-font:minor-latin; mso-bidi-font-family:"Times New Roman"; mso-bidi-theme-font:minor-bidi; mso-fareast-language:EN-US;} </style> <![endif]-->

Tim Badan Penanggulangan Bencana Nasional (BPBN) melaksanakan sosialisasi sistem peringatan dini (EWS) tanah longsor di Desa Bumiayu pada hari Kamis tanggal 19 September 2019. Acara ini dimulai pukul 10.30 WIB dan dihadiri oleh tim BPBN, warga terdampak yaitu warga RT 001 RW 003 Desa Bumiayu, perwakilan tim tanggap bencana Desa Bumiayu, Kepala Desa beserta perangkatnya. Di Kabupeten Magelang dari 374 desa ada 280 desa yang rawan longsor, dan Desa Bumiayu termasuk di dalamnya. Ciri-ciri tanah longsor yaitu: ada retakan, longsor berbentuk tapal kuda, muncul mata air di tebing, longsor rambatan proses lama (tidak terdeteksi), longsor tiba-tida tanpa tanda-tanda. Jika ada longsor kecil, maka: jangan sampai retakan kemasukan air, tata guna air (selokan dibuat permanen), dan penataan lahan. Selain sosialisasi terkait masalah bencana longsor, juga membahas peta evakuasi apabila terjadi bencana longsor yang terdampak sekitar 16 rumah. Harapannya masyarakat tidak bingung dan panik saat terjadi longsor dan dapat segera bergegas untuk menuju titik kumpul evakuasi yang telah ditentukan. Setelah itu, dilaksanakan simulasi penggunaan dan perawatan alat pendeteksi longsor/ Early Warning System (EWS). Setelah tim BPBD menyurvei keadaan tanah longsor lalu dipasang alat pendeteksi longsor/ Early Warning System (EWS). Karena alat tersebut mahal maka mari kita jaga bersama alat tersebut.